Desa Tamarin - Gara Gara COD || @DesaTamarin

Sistem COD ala marketplace memang tengah naik daun dan disukai oleh masyarakat yang masih malas menggunakan pembayaran nontunai. Sistem ini juga mampu mengatasi kelemahan konsumen di daerah pelosok yang jauh dari akses bank.

Desa Tamarin - Gara Gara COD || @DesaTamarin

Tetapi melihat banyaknya kasus viral belakangan ini yang menyeruak karena pemahaman yang salah tentang sistem COD ala marketplace, membuat sebagian masyarakat mendesak agar sistem COD dihapuskan dari marketplace. Para kurir adalah korban yang sering terkena imbasnya. Gegara konsumen menolak membayar padahal sudah membuka kemasan paket, maka kurir berisiko mengganti rugi barang tersebut. Belum lagi kalau kena caci maki konsumen. Juga mereka yang apes bolak-balik ke rumah konsumen karena pas didatangi tak pernah ada di rumah. Namun apakah menghapus sistem COD bakal menyelesaikan masalah? Tentu saja tidak karena masih banyak konsumen pengguna sistem COD yang taat aturan dan tidak pernah merugikan para kurir. Mereka ini punya alasan sendiri untuk lebih memilih sistem COD dibandingkan sistem bayar duluan dengan pembayaran nontunai. Jadi PR utama dalam polemik COD ini adalah bagaimana membuat seluruh pengguna marketplace paham tentang sistem COD yang berlaku. Perlu digarisbawahi bahwa COD-nya marketplace memang beda dengan COD tradisional yang pakai sistem janjian dulu dan boleh nggak jadi beli kalau si pembeli tidak sepakat. COD tradisional ini dulu pernah saya lakukan saat menjual laptop bekas saya. Ada calon pembeli yang mengurungkan niat membeli karena kondisi barang tidak sesuai ekspektasinya, dan saya sebagai penjual memakluminya. Namun, bicara COD ala marketplace yang sistem ketemuannya bukan antara penjual dan pembeli tapi antara pembeli dan kurir atau pengantar barang. #kurir #kurironline #kurircod #cod #lucu #funny #komedi #comedy